Langsung ke konten utama

Metode Budidaya Jagung Terbaru



 Swadayaonline.com - Luar biasa, seolah tidak percaya saat menimbang ubinan menghasilkan jagung sekitar 20 t/ha. Budi, seorang petani di Desa Gunung Raja, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut sumringah saat panen jagung yang disaksikan Bupati Tanah Laut dan petugas BPS. Budi tidak menyangka dapat hasil jagung begitu tinggi karena biasanya dia panen hanya sekitar 6-7 t/ha saja. Hasil ini berkat tanam zig-zag dan penggunaan reactive rock phosohate secara langsung kata Budi. 



Hal yang sama dialami juga oleh para petani saat demplot jagung di Lampung. Belum pernah saya melihat tanaman jagung daunnya lebar berwarna hijau tua, batangnya besar dan kokoh, tutur Wayan Sukade, petani Jagung di Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur, Propinsi Lampung. Para petani lainnya mengamini Wayan bahwa mereka kaget melihat keragaan tanaman jagung di lahannya setelah diberikan rock phosphate secara langsung dan pupuk kandang. Hal ini disampaikan para petani saat temu lapang dan bimbingan teknis akhir Desember tahun lalu. 

Dr I Putu Wigena, peneliti Balittanah yg bertugas sebagai koordinator lapang mengatakan bahwa penggunaan reactive rock phosphate secara langsung dapat memberikan hasil yang sangat baik di lahan masam. Ini disebabkan karena justru di tanah masamlah pelepasan P dari rock phosphate berlangsung cepat sehingga tanaman langsung menyerapnya kata Putu. 

Kepala Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian Prof Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa lebih dari 2/3 tanah-tanah Indonesia bereaksi masam dan memiliki kadar C-organik rendah (kurang 2%) dan ketersedian hara N P, K, Ca, dan Mg rendah. Dengan demikian maka penggunaan rock phosphate yang mengandung P, Ca, dan Mg tinggi serta dapat meningkatkan pH sangat tepat digunakan di tanah-tanah seperti ini kata Dedi menambahkan. Penggunaan rock phosphate secara langsung di tanah masam, selain efektif juga sangat efisien dibandingkan SP-36 atau TSP. Rock phosphate adalah bahan baku pupuk SP-36 maupun TSP sehingga harganya jauh lebih murah dibandingkan kedua pupuk tersebut. 

Untuk itulah Badan Litbang Pertanian melakukan kerjasama penelitian jangka panjang dengan OCP SA Morocco sebuah BUMN Pupuk dari Kerajaan Morocco. Morocco memiliki deposit Rock Phosphate 75% deposit dunia sehingga berpotensi besar sebagai pemasok kebutuhan pupuk P di dunia. 

Kelebihan reactive rock phosphate adalah selain menjadi sumber P bagi tanah masam, juga mengandung Ca dan Mg serta unsur hara lainnya. Pupuk P tersebut juga memiliki efek residu yang lama. Demikian Kepala Balai Penelitian Tanah Dr. Husnain menjelaskan. Husnain merekomendasikan pemberian rock phosphate ini cukup 1 kali dengan dosis 1 ton/ha untuk 4-5 musim tanam dengan hasil yang konsisten. Demplot di Kebun Percobaan Taman Bogo, Lampung menunjukkan bahwa rata-rata produktivitas jagung sekitar 10-11 t/ha.

Aplikasi rock phosphate di lahan kering masam tidak perlu diberikan setiap musim tapi cukup satu kali aplikasi selama 4-5 musim tanam. Efek residunya sangat lama, sehingga terjadi penghematan biaya pembuatan dan aplikasi pupuk P yang luar biasa tutur Dr I Made Subiksa peneliti kesuburan tanah, Balai Penelitian Tanah Bogor.  Dengan demikian maka aplikasi pupuk P yang diasamkan di lahan kering masam adalah “mubazir” karena P banyak hilang akibat dijerap Fe dan Al tanah sehingga ketersediaan P berkurang tutur Made menambahkan. 

Saatnya kita membenahi kebijakan pemupukan di  lahan kering masam.  Penggunaan reactive rock phosphate secara langsung selain menekan biaya pembuatan dan aplikasi pupuk juga dapat membetikan hasil jagung sangat baik. Demikian Husnain menambahkan. SY/HMSL

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Syekh Sahal Lopang Cilik: Ulama Sederhana yang Menjadi Guru Para Ulama Banten

 Syekh Sahal Lopang Cilik: Ulama Sederhana yang Menjadi Guru Para Ulama Banten Serang, Banten – Di tengah sejarah panjang ulama di tanah Banten, nama Syekh Sahal Lopang Cilik dikenal sebagai sosok alim yang hidup sederhana namun memiliki kedalaman ilmu yang luar biasa. Beliau dikenang oleh masyarakat sebagai seorang ulama besar sekaligus wali Allah yang menjadi guru bagi banyak tokoh agama pada masanya. Riwayat tentang Syekh Sahal banyak diwariskan secara lisan dari para sesepuh, khususnya di wilayah Kampung Cakung, Kresek, dan Lopang Cilik, Kota Serang.  Nasab Syekh Sahal Syekh Sahal dikenal sebagai keturunan dari seorang ulama besar bernama Syekh Cili Wulung Cakung. Garis keturunannya adalah sebagai berikut: Syekh Sahal bin Kyai Ules bin Kyai Dana bin Kyai Ikrom bin Kyai Su'aeb bin Syekh Cili Wulung Cakung. Beliau diperkirakan lahir pada akhir abad ke-17 Masehi di Kampung Cakung.  Saudara-Saudara Syekh Sahal Syekh Sahal memiliki tiga saudara, terdiri dari dua laki-laki ...

SEJARAH LAHIRNYA WAHABI & BERDIRINYA KERAJAAN SAUDI ARABIA

  SEJARAH LAHIRNYA WAHABI & BERDIRINYA KERAJAAN SAUDI ARABIA 1701: Muhammad Bin Abdul Wahab dilahirkan di Uyainah, Nejd.     1713-an keatas: Pergi ke Basrah untuk menuntut ilmu, disana Muh. Bin Abdul Wahab bertemu Mr. HEMPHER mata-mata Inggris yang mengaku sebagai Muslim dari Turki yang punya misi mencari kelemahan untuk menghancurkan Khilafah Turki Ottoman dari dalam.     Hempher menggunakan Muh. Bin Abdul Wahab sebagai boneka penyebaran mazhab baru yang “bebas” dengan dalih kebebasan IJTIHAD “mengkaji langsung dari Qur’an dan Hadits” walaupun menyelisihi pemahaman para sahabat, para Imam Mazhab yang 4 dan para Ulama Muktabar.   Hempher menjanjikan dukungan dana dan senjata dari Inggris bagi Imam Mujtahid yang baru muncul ini.   Tujuan utama Hempher adalah agar Muh. Bin Abdul Wahab mencetuskan revolusi pemberontakan melepaskan diri terhadap Khilafah Islam Turki Ottoman.     Dengan agenda tersembunyi akan melakukan pemberontakan, dibangun...

Insiden Setelah Musyawarah Dunia Malaysia (Klarifikasi)

K larifikasi yang perlu dan penting. Agar semua tahu bahwa ada penipuan kepada umat. Juga untuk mengoreksi kesalahpahaman yang berbahaya. November 2022,... tentang berita yang tidak lengkap dari insiden Maulvi Sohail Sahib Insiden itu telah diputar balikkan.  Semua yang beliau katakan dapat didengar dengan cermat di dalam laporan di bawah ini. Fakta sebenarnya adalah sebagai berikut, Bahwa ketika dia mulai memasuki gedung, dia dihentikan oleh penjaga, kemudian Mulwi Sohail berkata, “Aku akan menemui Maulana Ehsanul Haq Sahib Damat Barakatuhum Al Aaliya (Amir SA Pakistan)” tetapi kemudian penjaga itu mendorongnya dengan kasar.  Maka Maulvi Sohail berkata, “Saya adalah saudara Maulana Ehsan Sahib.  Saya akan menyampaikan salam Maulana Saad Sahab kepadanya. Dan Mulwi Sohail mengatakan bahwa saya selalu bertemu dengan saudaraku seminggu sekali.”  Jadi penjaga pergi, tetapi salah satu ulama yang berdiri di sana, Maulvi Ishaq Sargodha, membawa beberapa orang bersamanya dar...