Langsung ke konten utama

Postingan

Syekh Sahal Lopang Cilik: Ulama Sederhana yang Menjadi Guru Para Ulama Banten

 Syekh Sahal Lopang Cilik: Ulama Sederhana yang Menjadi Guru Para Ulama Banten Serang, Banten – Di tengah sejarah panjang ulama di tanah Banten, nama Syekh Sahal Lopang Cilik dikenal sebagai sosok alim yang hidup sederhana namun memiliki kedalaman ilmu yang luar biasa. Beliau dikenang oleh masyarakat sebagai seorang ulama besar sekaligus wali Allah yang menjadi guru bagi banyak tokoh agama pada masanya. Riwayat tentang Syekh Sahal banyak diwariskan secara lisan dari para sesepuh, khususnya di wilayah Kampung Cakung, Kresek, dan Lopang Cilik, Kota Serang.  Nasab Syekh Sahal Syekh Sahal dikenal sebagai keturunan dari seorang ulama besar bernama Syekh Cili Wulung Cakung. Garis keturunannya adalah sebagai berikut: Syekh Sahal bin Kyai Ules bin Kyai Dana bin Kyai Ikrom bin Kyai Su'aeb bin Syekh Cili Wulung Cakung. Beliau diperkirakan lahir pada akhir abad ke-17 Masehi di Kampung Cakung.  Saudara-Saudara Syekh Sahal Syekh Sahal memiliki tiga saudara, terdiri dari dua laki-laki ...
Postingan terbaru

Umar bin Khattab r.a dibunuh budak bernama abu lu'lu'ah

 KISAH SAHABAT  𝗨𝗠𝗔𝗥 𝗕𝗜𝗡 𝗞𝗛𝗔𝗧𝗛𝗔𝗕 𝗥𝗔𝗗𝗛𝗜𝗬𝗔𝗟𝗟𝗔𝗛𝗨 '𝗔𝗡𝗛𝗨 𝗗𝗜𝗕𝗨𝗡𝗨𝗛 𝗢𝗟𝗘𝗛 𝗢𝗥𝗔𝗡𝗚 𝗣𝗘𝗥𝗦𝗜𝗔 (𝗦𝗘𝗞𝗔𝗥𝗔𝗡𝗚 : 𝗡𝗘𝗚𝗔𝗥𝗔 𝗜𝗥𝗔𝗡 🇬🇶) ❓Kata orang, khalifah Umar dibunuh orang Iran, bener gak itu ? Jawaban: ✍️ Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du, Sebenarnya berita tentang syahidnya Umar, telah disampaikan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu menceritakan, Suatu ketika, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menaiki gunung Uhud bersama Abu Bakr, Umar, dan Utsman Radhiyallahu ‘anhun. Merasa ada banyak manusia istimewa yang menaikinya, Uhud langsung bergetar. Kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, اثْبُتْ أُحُدُ فَإِنَّمَا عَلَيْكَ نَبِىٌّ وَصِدِّيقٌ وَشَهِيدَانِ *"> Tenanglah wahai Uhud, karena di atasmu ada seorang nabi, seorang shiddiq dan dua orang syahid."* (HR. Bukhari 3472, Ahmad 12435, dan yang lainnya). Dalam catatan kaki shahih Bukhari dinyatakan,...

Zaman Perayaan Kebodohan

Zaman Perayaan Kebodohan Di zaman serba cepat ini, kebodohan bukan lagi musuh. Ia justru dirayakan, dibagikan, bahkan dijadikan identitas. Dalam The Death of Expertise, Tom Nichols mencatat fenomena meningkatnya kepercayaan diri publik dalam isu-isu kompleks yang sebenarnya mereka tidak pahami. Menurutnya, kebodohan kini tidak lagi disembunyikan, tapi diklaim sebagai bentuk “kebebasan berpikir”. Sedangkan Neil Postman dalam Amusing Ourselves to Death menyebut bagaimana hiburan telah merusak kedalaman berpikir publik. Bauerlein menambahkan, anak muda lebih memilih scrolling dibanding membaca buku, walau akses terhadap ilmu sudah terbuka lebar. Di dunia digital saat ini, kita terbiasa melihat seseorang bicara panjang soal sains, ekonomi, bahkan filsafat, padahal baru saja menonton video berdurasi 30 detik. Komentar-komentar yang yakin tapi kosong memenuhi kolom diskusi. Tidak ada proses berpikir, hanya pengulangan tren. Anehnya, ini tidak dianggap masalah. Malah sering dipuji: “Setidakny...

Leo Tolstoy

 7 Fakta tentang Leo Tolstoy, Sang Sastrawan Besar dari Rusia Ia adalah penulis novel terkenal Anna Karenina br.rbth.com V erified Writer Shandy Pradana  Follow IDN Times untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News Kalian semua pasti pernah mendengar nama Leo Tolstoy, meskipun belum pernah membaca karyanya. Hal ini wajar, mengingat warisan sastranya telah menginspirasi para penulis modern, tak hanya di Rusia melainkan di seluruh dunia. Ada tujuh fakta unik mengenai penulis Anna Karenina dan War and Peace yang akan dibahas di bawah ini. Yuk, cari tahu!  1. Menghabiskan sebagian besar hidupnya di pedesaan rbth.com   Lev Nikolayevich Tolstoy lahir pada 9 September 1828 di Yasnaya Polyana, Rusia. Meskipun terlahir sebagai bangsawan, Tolstoy lebih menyukai ketenangan selama hidupnya. Oleh karena itu, ia menghabiskan hidupnya di tempat kelahirannya yang notabene pedesaan. Di sana, ia sering berjalan tanpa alas kaki dan membantu...

Ahmadiyah versi BBC

BBC News,  In lll Apa yang membuat jemaah Ahmadiyah sembahyang di masjid sendiri, tidak bersama Muslim lain? Sumber gambar, BBC Indonesia Keterangan gambar, Nurhayati merasa tidak menghadapi kendala dalam berbaur dengan masyarakat di lingkungan penampungannya. Informasi artikel Penulis, Rohmatin Bonasir Peranan, Wartawan BBC Indonesia 21 Februari 2018 Nasi goreng masakan Nurhayati tampak tidak istimewa. Selain, nasi, garam dan kecap, tak ada tambahan sayur atau sumber protein dalam wajan. Tetapi bagi anak-anaknya, nasi goreng itu setidaknya mengenyangkan. "Kita sering hanya makan nasi saja karena tidak punya cukup uang untuk membeli yang lain-lain. Suami sudah tua jadi tidak selalu bisa kerja," ungkapnya. Pengungsi Ahmadiyah: Diculik dan dapat suaka di Inggris, diusir dari desa dan mengungsi di Indonesia Kenapa Ahmadiyah dianggap bukan Islam: Fakta dan kontroversinya Realitas Ahmadiyah, mengungsi belasan tahun dan bayar tebusan miliaran rupiah Dengan kondisi seperti itu, Nurh...