Langsung ke konten utama

Postingan

Nabi, Rasul & Data Ringkasnya Dikomparasi dengan Masa Hidup Para Filsuf

Ajaran Kebajikan dalam menjalani kehidupan di dunia, sudah diajarkan Para Nabi dan Rasul sejak Nabi pertama Adam a.s. Dan cara yang dibawa sejak Nabi Adam sampai Nabi terakhir Baginda Nabi Muhammad SAW, adalah cara yang sama, yaitu cara Islam.  Adapun Filsafat yang diajarkan Para Filsuf, adalah hasil pemikiran "makhluk" manusia (yang mungkin juga terpengaruh dan mengutip dari ajaran Para Nabi & Kitab - kitab suci Islam di zaman sebelum itu (Zabur, Taurat & Shohifah - shohifah).  Sampai akhir zaman ini, banyak yang menjadikan filsafat sebagi metode & rujukan dalam menjalani kehidupan di dunia dan seluruh sendi kehidupan. Hal ini karena kurangnya pengetahuan dalam Agama (Islam) dan prasangka yang salah dalam fakta sejarah.  Berikut fakta - faktanya : Filsuf/Para Ahli Filsafat kuno, hidup sekitar tahun 500 SM sampai 300 an SM (Konfusius, Socrates, Plato, Aristoteles).  Mereka dianggap Pioneer & Bapak Para Filsuf.  Memang fakta sejarah menunjukkan ke...

Kenangan Masa Kecil

 Kok hampir  semuanya aku ngalami ya...? Hanya satu yg tidak! Main badminton pake raket kayu kotak itu..., tapi pake piring seng...!  (mungkin gak ada yg bikinin, karna aku memang gak punya bapak dari kecil...😢😢..., dan teman2 ku pun gak pada punya..., bukan karna gak punya bapak..., mungkin bapak2 mereka terlalu sibuk urusan kantor atau terlalu sibuk melayani klien... 🤣🤣)

Bisa Jadi Inspirasi Menghadapi Akhir Zaman

(Hidup zuhud, tidak disibukkan perkara dunia yang berlebihan, demi Mengingat Allah) Bisa Jadi Inspirasi Menghadapi Akhir Zaman 16:36, 09/04/2021 Wanita Ini Meninggalkan Pekerjaanya dengan Gaji Tinggi dan Menggunakan Seluruh Tabungannya untuk Membeli Gurun Gersang, 13 Tahun Kemudian Gurun Itu Menjadi Seperti Negeri Dongeng Erabaru.net.  Ketika kepala kita telah menumbuhkan uban dan anak-anak kita telah dewasa dan meninggalkan rumah, pernahkah Anda memikirkan bagaimana menghabiskan masa tua Anda? Setelah lama tinggal di kota, sebagian orang akan bermimpi untuk dekat dengan alam, selalu ingin menjalani kehidupan yang tenang, indah dalam pengasingan. Keluarga Tamsin Carvan benar-benar tinggal di ‘taman surga’, dengan bunga dan tanaman sebagai tetangga, dan ternak sebagai sahabat, menikmati kehidupan Alam yang paling damai. Panen sayuran segar di pagi hari, dan memandang sapi merumput dengan santai saat Matahari terbenam. Dengan cara ini, hari-hari dihabiskan dengan santai dan damai. Ad...

Yang Sebenarnya di Al Quds

Artinya : Rakyat Palestina adalah korban "PERMAINAN POLITIK untuk ke dunia an" Global Connections Internasional Menggali Munculnya Kelompok-kelompok di Palestina, dari Hamas hingga PLO Rabu, 19 Mei 2021, 09:39 WIB Pergumulan Palestina untuk merdeka menampilkan peran-peran yang dominan dari pelbagai pihak.  Konflik yang melanda bumi Al Quds terjadi sejak Israel mencaplok sebagian besar wilayah Palestina pada 1948. Helga Baumgarten melalui artikelnya, The Three Faces/Phases of Palestinian Nationalism 1948-2005, membagi perkembangan sejarah perjuangan negara tersebut ke dalam tiga tahap, yakni era pan-Arab, nasionalisme-sekular, dan nasionalisme-Islam. Berikut penjelasannya: 1. Harakat al-Qaumiyyin al-Arab Fase pertama diwakili Harakat al-Qaumiyyin al-Arab (al-Harakiyyin/the Movement of Arab Nationalists/MAN). Embrio awalnya merupakan al-Urwa al-Wuthqa, suatu kelompok kemahasiswaan American University of Beirut (AUB, Lebanon). Organisasi ini kemudian lebih aktif di bidang politi...